Cara Merevitalisasi Tanah Mati agar Subur Kembali

by 🧑‍🚀 Oka bRionZ on Fri Dec 05 2025

Cara Merevitalisasi Tanah Mati

Identifikasi Tanah Mati

  • Gejala Fisik: Tanah keras, retak, tidak menyerap air
  • Gejala Kimia: pH ekstrem, nutrisi habis
  • Gejala Biologi: Mikroba bermanfaat hilang
  • Penyebab: Pemakaian berlebihan, erosi, polusi

Tahap Revitalisasi

  • Detoksifikasi: Hapus bahan beracun dengan kapur atau gypsum
  • Aerasi: Gemburkan tanah dengan sekam bakar 30%
  • Nutrisi: Tambah bahan organik dan mikroba
  • Stabilisasi: Biarkan beregenerasi 3-6 bulan

Campuran Revitalisasi

  • Sekam Bakar: 40% - Aerasi dan struktur
  • Kompos Matang: 30% - Nutrisi organik
  • Bahan Hijau: 20% - Nitrogen segar
  • Mikroorganisme: 10% - Starter biologi

Teknik Aplikasi

  • Pengolahan Dalam: Campur merata saat olah tanah
  • Mulsa Permukaan: Tabur tebal untuk perlindungan
  • Injeksi: Campur dengan air untuk penyiraman
  • Rotasi: Biarkan tanah istirahat antar tanam

Monitoring Kemajuan

  • Struktur Tanah: Harus gembur dan berpori
  • pH Tanah: Stabil 6.0-7.0
  • Mikroba: Populasi meningkat
  • Pertumbuhan Tanaman: Indikator uji kesuburan

Pencegahan Kematian Tanah

  • Rotasi tanaman secara teratur
  • Gunakan pupuk organik
  • Jaga kelembaban optimal
  • Hindari pestisida berlebihan

Waktu yang Dibutuhkan

  • Ringan: 1-3 bulan pemulihan
  • Sedang: 3-6 bulan
  • Berat: 6-12 bulan atau lebih
  • Kronis: Perlu intervensi intensif

Baca juga: Cara Mengatasi Tanah Padat & Akar Busuk Menggunakan Sekam Bakar, Penggunaan Sekam Bakar untuk Kompos dan Pengomposan

Tagged: pertaniansekam bakarrehabilitasi tanahtanah matikesuburan tanah

Info Terbaru dari SekamBakar.com

Dapatkan update terbaru dari SekamBakar.com setiap minggu. Semua berita terkini akan dikirim ke email Anda.